TRENDING NOW

Jakarta- PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menghadirkan fitur ‘Temukan’ pada aplikasi WANDA yang telah terintegrasi dengan Google Maps untuk membantu konsumen Honda menemukan lokasi tujuan dan memperoleh arahan perjalanan secara praktis.

Di tengah perjalanan, terkadang ada kebutuhan yang muncul tanpa direncanakan. Mulai dari mencari bengkel untuk memeriksa kondisi sepeda motor, menemukan dealer saat ingin mencari informasi produk, hingga mencari SPBU terdekat untuk mengisi bahan bakar.

Dalam situasi seperti ini, mengetahui lokasi tujuan yang tepat dapat membantu perjalanan berjalan lebih praktis. Bagi pengendara yang memiliki mobilitas tinggi, terutama di kawasan Jakarta dan Tangerang, menemukan lokasi yang dibutuhkan di tengah padatnya aktivitas menjadi hal penting.

Tidak sedikit konsumen yang harus membuka beberapa aplikasi atau mencari informasi secara terpisah sebelum mengetahui arah menuju lokasi tujuan. Padahal, kebutuhan tersebut bisa muncul kapan saja, baik ketika sedang merencanakan perjalanan maupun saat berada di jalan.

Memahami kebutuhan tersebut, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang telah menyediakan kemudahan melalui fitur ‘Temukan’ pada aplikasi WANDA. Fitur ini membantu konsumen mencari lokasi dealer, bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), stasiun penggantian baterai sepeda motor listrik (BEX), hingga stasiun pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terintegrasi dengan Google Maps.

Melalui fitur ‘Temukan’, konsumen tidak perlu hanya mengandalkan pencarian manual untuk mengetahui lokasi yang ingin dituju. Beragam pilihan lokasi tersedia dalam satu fitur sehingga pengguna dapat menyesuaikan pencarian dengan kebutuhannya.

Ketika ingin melakukan perawatan sepeda motor, misalnya konsumen dapat mencari lokasi AHASS. Sementara itu, bagi yang membutuhkan bahan bakar di tengah perjalanan, pilihan SPBU dapat membantu menemukan tujuan yang sesuai.

Penggunaan fitur ini juga dirancang sederhana. Konsumen cukup membuka aplikasi WANDA dan mengaktifkan fitur lokasi pada smartphone.

Setelah itu, pilih menu ‘Temukan’ di halaman muka aplikasi kemudian tentukan kategori lokasi yang ingin dicari mulai dari Penjualan, Servis, Part, SPBU, atau BEX EV. Setelah lokasi yang dibutuhkan dipilih, konsumen dapat menekan tombol ‘Arahkan Saya’ untuk melanjutkan navigasi menuju tujuan melalui Google Maps.

“Mobilitas masyarakat Jakarta dan Tangerang yang dinamis, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, mengantar keluarga, hingga menjalankan berbagai aktivitas harian, membuat kemudahan menemukan lokasi yang dibutuhkan menjadi semakin penting. Melalui fitur ini kami ingin membantu konsumen setia Honda mencari dealer, bengkel AHASS, toko suku cadang, maupun SPBU dengan lebih praktis sehingga perjalanan sehari-hari dapat direncanakan dengan lebih mudah,” kata Head of Digital Initiatives PT Wahana Makmur Sejati, Rina Rusli.

Terlebih lagi fitur ‘Temukan’ dapat digunakan kapan saja selama konsumen memiliki akses ke aplikasi WANDA dan mengaktifkan layanan lokasi pada perangkatnya. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Wahana Honda dalam mendekatkan layanan digital dengan kebutuhan konsumen sehari-hari, sehingga pencarian lokasi dapat dilakukan dengan lebih praktis.

Pada akhirnya, perjalanan yang nyaman bukan hanya tentang kendaraan yang digunakan, tetapi juga kemudahan menemukan fasilitas yang dibutuhkan sepanjang perjalanan. Melalui aplikasi WANDA menjadi salah satu pilihan bagi konsumen Honda untuk mencari lokasi tujuan dengan lebih mudah, agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar. (*/yogi) 

Lampung - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama anak usahanya, PT HK Realtindo (HKR) pada tanggal 21 Oktober 2026 mengukuhkan komitmen keberlanjutan lingkungan dengan memperkuat implementasi ekonomi sirkular di koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) melalui peluncuran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk HK Waste Care: Ruas Terpeka Circular Hub. Mengusung semangat "Dari Sampah Menjadi Nilai", program ini berfokus pada optimalisasi operasional Unit Pengolahan Sampah Terpadu (UPST) yang berlokasi di Rest Area KM 215B dan Rest Area KM 234A Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka). Inisiatif hijau perseroan tersebut hadir untuk mereduksi volume buangan limbah rest area sekaligus menciptakan ekosistem daur ulang berbasis masyarakat yang produktif dan bernilai guna.

Model pengelolaan sampah terpadu yang digagas Hutama Karya dan HKR bersama Kertabumi Recycling Center dan Bio Circular ini mengintegrasikan dua aliran material utama rest area, yakni sampah anorganik plastik dan minyak goreng bekas (used cooking oil). Melalui penyediaan sarana teknologi tepat guna berupa mesin sheet press, extruder, serta komputer pemotong presisi CNC, yang disertai workshop pelatihan pengoperasian bagi kelompok pengelola, limbah plastik selanjutnya diubah secara mandiri menjadi papan bahan bangunan, paving block, hingga barang kerajinan dekoratif bernilai jual. Sementara itu, untuk pengelolaan sampah organik diolah menggunakan alat pencacah dan blower daun kering untuk mendukung produksi kompos dan budidaya maggot yang bernilai guna. Di samping itu, perseroan memobilisasi mesin pengumpul minyak pintar digital (Smart UCO Collection Machine/BioDrop) guna menampung sisa jelantah dari tenant kuliner rest area untuk disalurkan ke rantai industri bahan bakar terbarukan berkelanjutan.

Peluncuran program tersebut ditandai dengan kunjungan Direktur Manajemen Risiko Hutama Karya, Fatma Dewi Setyowati, serta Direktur Bisnis dan Teknik HKR, Muhammad Reza Arisandy, ke UPST Rest Area KM 215B. Dalam kunjungan itu, proses pengolahan sampah anorganik menjadi produk bernilai guna diperagakan langsung oleh perwakilan TJSL Hutama Karya, yakni Analyst TJSL Hutama Karya, Harya Digdaya, di hadapan rombongan dan kelompok UMKM pengelola.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa penataan kebersihan kawasan fasilitas jalan tol menuntut pendekatan komprehensif yang tidak sekadar berfokus pada pengangkutan sampah ke TPA, melainkan menciptakan rantai nilai yang berputar di tingkat lokal.

"Perseroan senantiasa mendorong inovasi Unit TJSL yang menghadirkan solusi konkret bagi kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga. Melalui integrasi infrastruktur daur ulang di Rest Area KM 215B dan 234A, limbah yang semula menjadi beban operasional kini dikonversi menjadi produk berguna, memperkuat kapasitas UMKM pengelola, serta menghadirkan manfaat ekonomi bersama (Creating Shared Value) bagi para tenant dan masyarakat sekitar," ujar Hamdani.

Guna menjamin keberlanjutan usaha pasca pendampingan, program HK Waste Care dilengkapi dengan rangkaian workshop pelatihan teknis, penerapan standar keselamatan kerja (K3), tata kelola penetapan Harga Pokok Produksi (HPP), serta strategi pengemasan dan pemasaran digital bagi kelompok UMKM pengelola. Proyeksi operasional Circular Hub ini ditargetkan mampu menghasilkan perputaran ekonomi mandiri hingga puluhan juta rupiah per bulan dari hasil penjualan produk daur ulang dan penyaluran minyak jelantah, yang sekaligus menjadi model percontohan (pilot project) pengolahan sampah rest area terpadu di Indonesia.

Dukungan penuh terhadap kebersihan jalan tol ini mendapat respons positif dari para pengelola kawasan dan pelaku usaha kuliner lokal. Penataan limbah dari sumbernya ini terbukti meningkatkan daya tarik visual rest area, mencegah potensi pencemaran saluran drainase dari limbah cair, serta membuka lapangan kerja baru bagi tenaga operasional daur ulang di sepanjang koridor Tol Terpeka. 

Komitmen berkelanjutan Hutama Karya sebagai BUMN di bawah naungan PT Danantara Asset Management (Persero) ini merupakan wujud pelaksanaan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023 dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Langkah ini sekaligus menyelaraskan pilar Asta Cita Pemerintah dalam memelihara kelestarian lingkungan hidup dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, serta menyokong Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dan SDGs Nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. (*/yogi) 

 
Bangkok - Bagi para penggemar petualangan, perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga pengalaman yang didapat sepanjang jalan. Mulai dari menjelajahi tempat baru, menghadapi kondisi medan yang tidak terduga, hingga berbagi cerita dengan sesama penggemar otomotif, setiap perjalanan menghadirkan tantangan dan pengalaman tersendiri. Dalam perjalanan seperti ini, kesiapan kendaraan menjadi salah satu faktor penting agar pengendara dapat menikmati petualangan dengan lebih percaya diri. 

​Semangat tersebut turut diangkat melalui BFGoodrich All-Terrain T/A KO3 Influencer Caravan 2026, sebuah perjalanan lintas negara bertema 'Cross Borders' yang mempertemukan 52 influencer otomotif dari lima negara di kawasan Asia. Menempuh perjalanan sepanjang 630 kilometer melintasi Thailand dan Laos, kegiatan ini membawa peserta melewati beragam karakter jalan, mulai dari jalur tanah berkecepatan tinggi, jalur pegunungan yang menantang, hingga rute off-road yang membutuhkan kesiapan kendaraan dan kemampuan pengendara dalam menyesuaikan diri dengan kondisi medan. 

​Perubahan karakter jalan sepanjang perjalanan menjadi bagian penting dari pengalaman para peserta. Ketika melintasi jalur tanah, pengendara perlu memperhatikan traksi dan kestabilan kendaraan, sementara medan pegunungan menghadirkan tantangan tersendiri dalam
 menjaga pengendalian. Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana pemilihan ban yang sesuai dan persiapan kendaraan berperan dalam mendukung pengalaman berkendara di berbagai medan. 

​Alfons Abikaryono, Customer Engineering Support - B2C 4W & Motorsport, BFGoodrich Indonesia, mengatakan, "Dalam perjalanan off-road, kita tidak selalu bisa memprediksi kondisi medan yang akan dihadapi. Ada kalanya perjalanan dimulai dari jalan beraspal, kemudian berlanjut ke jalan tanah, berbatu, atau medan yang lebih menantang. Karena itu, persiapan kendaraan, termasuk memilih ban yang sesuai, menjadi hal penting agar pengendara dapat menghadapi berbagai kondisi dengan lebih percaya diri. Pada akhirnya, petualangan bukan hanya tentang menaklukkan medan, tetapi juga bagaimana kita bisa menikmati setiap perjalanan dengan nyaman dan tetap terkendali.” 

​Memahami Peran Ban Dalam Menghadapi Beragam Kondisi Medan 
​Dalam perjalanan yang melibatkan berbagai karakter jalan, setiap permukaan menghadirkan tantangan berbeda. Jalur tanah membutuhkan traksi yang memadai, permukaan berbatu menuntut ketahanan konstruksi ban, sementara perubahan kontur jalan memerlukan pengendalian
 kendaraan yang konsisten. Karena itu, ban all-terrain dirancang untuk mendukung kebutuhan berkendara pada berbagai kondisi, baik di jalan beraspal maupun medan off-road. 

​Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BFGoodrich All-Terrain T/A KO3 dikembangkan dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu ketangguhan, traksi, dan daya tahan tapak. Ketiganya menjadi bagian penting dalam mendukung pengalaman berkendara di berbagai kondisi jalan, khususnya bagi pengendara yang gemar menjelajahi medan di luar jalan raya. 

​Dari sisi konstruksi, BFGoodrich All-Terrain T/A KO3 dilengkapi CoreGard Technology dan Advanced Deflection Design yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan dinding samping ban ketika menghadapi kondisi medan yang menantang. Teknologi tersebut membantu mendukung ketangguhan ban saat digunakan pada permukaan jalan yang tidak rata maupun
 berbatu. 

​Selain itu, desain area kontak ban yang telah dioptimalkan serta teknologi full-depth 3D locking sipes membantu mendukung keausan tapak yang lebih merata dan memperpanjang usia pakai ban. Kombinasi ini dikembangkan untuk menjaga konsistensi performa seiring penggunaan dalam berbagai kondisi perjalanan. 

​Untuk mendukung kemampuan traksi, KO3 juga mengusung desain bahu ban bergerigi (serrated shoulder),
Mud Phobic Bars, serta kompon tapak yang dikembangkan untuk membantu daya cengkeram pada beragam permukaan. Dengan karakteristik tersebut, KO3 dirancang untuk mendukung pengendara ketika menghadapi perubahan kondisi jalan, baik dalam perjalanan sehari-hari
 maupun aktivitas petualangan off-road. 

​Pada akhirnya, pengalaman berkendara yang menyenangkan tidak hanya ditentukan oleh destinasi yang dituju, tetapi juga kesiapan pengendara dan kendaraan dalam menghadapi perjalanan. Melalui pengembangan BFGoodrich All-Terrain T/A KO3, BFGoodrich terus menghadirkan
 inovasi yang mendukung kebutuhan pengendara untuk menjelajahi berbagai medan dengan lebih percaya diri.  (*/yogi) 
Yogyakarta, 23 Oktober 2026 – Inchcape GWM Indonesia bersama mitra dealernya, PT Amanta Agung Motor, hari ini meresmikan Diler GWM Jogja yang berlokasi di Jl. Magelang Km. 5 No. 5, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kehadiran diler ini menandai diler ke-20 GWM di Indonesia sekaligus memperkuat komitmen GWM dalam memperluas jaringan penjualan dan layanan purna jual agar semakin mudah dijangkau oleh konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

Peresmian Diler GWM Jogja merupakan langkah strategis dalam memperluas jaringan GWM di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya yang memiliki potensi market yang terus berkembang. Sebagai salah satu kota dengan aktivitas pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif yang dinamis, Yogyakarta memiliki kebutuhan mobilitas yang semakin beragam. Melalui diler ini, GWM menghadirkan akses yang lebih dekat terhadap produk, layanan purna jual, dan pengalaman langsung dengan berbagai pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Bagus Susanto, CEO Inchcape GWM Indonesia, menyampaikan "Peresmian Dealer GWM Jogja bersama PT Amanta Agung Motor merupakan bagian dari strategi kami untuk memperluas jangkauan GWM di Indonesia. Yogyakarta memiliki aktivitas ekonomi yang beragam, mulai dari pariwisata dan pendidikan hingga ekonomi kreatif. Melalui kehadiran dealer ini, kami ingin memberi kemudahan kepada konsumen untuk mendapat produk dan layanan GWM melalui jaringan yang semakin dekat dengan kebutuhan mereka. Sejalan dengan filosofi global GWM, ‘All Scenarios, All Powertrains, All Users’, kami menghadirkan beragam pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di kota Yogyakarta.”

Sumantri, President Director PT Amanta Agung Motor, menambahkan, "Keputusan kami bermitra dengan GWM didasari keyakinan terhadap potensi pertumbuhan brand ini di Indonesia, didukung oleh portofolio produk yang beragam, inovasi teknologi, serta dukungan Inchcape Indonesia dalam pengembangan jaringan diler dan layanan pelanggan. Kami melihat GWM sebagai mitra yang memiliki visi sejalan untuk menghadirkan produk dan layanan otomotif berkualitas. Melalui kehadiran GWM Jogja, kami optimistis kemitraan ini dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen sekaligus memperkuat kehadiran GWM di Yogyakarta dan sekitarnya. "

Fasilitas Diler 3S Modern, Nyaman, dan Lengkap
Diler GWM Jogja hadir sebagai diler 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang menawarkan layanan terintegrasi dengan standar global Inchcape dan GWM. Berdiri di atas lahan seluas 603 m², fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan, meliputi:
1. Area showroom memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk melihat lebih dekat berbagai lini kendaraan GWM serta mengeksplorasi fitur dan keunggulan produk secara langsung.
2. Area Workshop dilengkapi perlengkapan servis modern untuk layanan purna jual yang cepat dan berkualitas.
3. Customer Lounge yang nyaman untuk konsultasi pembelian dan pelayanan purna jual.
4. Service Lounge yang dirancang agar pelanggan dapat menunggu kendaraan mereka dalam suasana santai.
5. Private Room dan Dealing Area untuk memberikan privasi lebih dalam setiap proses transaksi.
6. CRO (Customer Relations Office) yang siap membantu dan melayani kebutuhan pelanggan secara personal.

Layanan Purna Jual GWM yang Menyeluruh
Sebagai diler 3S berstandar global, Diler GWM Jogja menyediakan layanan purna jual yang didukung oleh jaringan dan fasilitas layanan GWM. Pelanggan dapat menikmati layanan berikut sesuai cakupan dan ketentuan yang berlaku:
- Customer Contact Center 24 jam di nomor 150-496 (GWM) — tersedia sepanjang waktu untuk informasi produk, konsultasi, dan reservasi servis.
- Emergency Roadside Assistance (ERA) — layanan bantuan darurat yang siap menjangkau pelanggan di mana pun mereka berada.
- Garansi Pasca Servis hingga 2 minggu atau 1.000 KM — jaminan kualitas pengerjaan servis untuk ketenangan pikiran pelanggan setelah kendaraan ditangani.

Ragam Produk GWM untuk Konsumen Yogyakarta (All Powertrains, All Scenarios, All Users)
Melalui GWM Jogja, konsumen dapat menemukan berbagai model unggulan GWM dengan pilihan powertrain lengkap dan teknologi modern, meliputi:
- SUV Tank 500 – tersedia dalam varian Hybrid, 4x2, dan 4x4 Diesel, mengedepankan tenaga besar, kenyamanan tinggi, dan fitur teknologi premium.
- SUV Tank 300 – hadir dalam varian Hybrid dan Diesel, menawarkan performa tangguh dan karakter SUV modern untuk berbagai medan.
- Mobil Listrik ORA 03 – hatchback full electric dengan teknologi pintar, desain modern, dan efisiensi tinggi.
- SUV Haval Jolion Hybrid – pilihan ideal untuk konsumen yang mengutamakan efisiensi dan kenyamanan melalui teknologi hybrid canggih.
- MPV Wey G9 – hadir dalam varian Hybrid dan Plug-in Hybrid, mengusung teknologi Hi4 — sistem penggerak all-wheel drive cerdas berbasis hybrid yang dikembangkan sendiri oleh GWM.

Program Free Check-Up Sambut Pembukaan Diler GWM Jogja
Dalam rangka menyambut pembukaan Diler GWM Jogja, GWM menghadirkan program Free Check-Up bagi pelanggan GWM di Yogyakarta dan sekitarnya yang berlangsung mulai 24 Oktober hingga 30 November 2026. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati pemeriksaan kondisi umum kendaraan GWM mereka secara gratis, meliputi:
1. Ban – Pemeriksaan kondisi umum ban kendaraan.
2. Aki (Low-Voltage Battery) – Pemeriksaan kondisi aki kendaraan.
3. Rem – Pemeriksaan kondisi sistem pengereman.
4. AC – Pemeriksaan kondisi sistem pendingin udara kendaraan.
5. Mesin (Engine) – Pemeriksaan kondisi umum mesin kendaraan.

Melalui program ini, GWM berupaya memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal, sekaligus memperkenalkan fasilitas dan layanan purna jual yang tersedia di Diler GWM Jogja.

"Sebagai mitra Inchcape GWM Indonesia, kami berkomitmen menghadirkan standar layanan yang konsisten dan berorientasi pada pelanggan, mulai dari proses konsultasi kendaraan hingga layanan purna jual. Kami ingin memastikan setiap pelanggan memperoleh pengalaman kepemilikan GWM yang nyaman, terpercaya, dan menyeluruh." tutup Sumantri. 

Inchcape GWM Indonesia terus berkomitmen memperluas jaringan diler di berbagai wilayah Indonesia. Setelah peresmian GWM Jogja, pengembangan jaringan dealer akan berlanjut secara bertahap untuk semakin memperkuat kehadiran GWM di industri otomotif nasional. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen GWM dalam menghadirkan produk, layanan, dan pengalaman kepemilikan yang semakin dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia. (*/yogi) 
Jakarta – Semangat persaudaraan komunitas bikers sepeda motor Honda mewarnai rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026 di tiga pulau besar Indonesia. Ribuan bikers dari berbagai komunitas dan daerah menghadiri gelaran HBD di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi sepanjang September hingga Oktober. 

Rangkaian ini menjadi bagian dari perjalanan menuju puncak perayaan kebersamaan pengguna sepeda motor Honda di Ambarawa, Jawa Tengah, (24/10/2026).

Mengusung tema Legacy of Spirit, HBD 2026 menjadi ruang bagi komunitas bikers lintas generasi untuk merayakan kebersamaan sekaligus meneruskan semangat positif kepada generasi berikutnya. Pertemuan komunitas ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk ikut merasakan semangat brotherhood yang menjadi bagian dari identitas komunitas sepeda motor Honda.
Rangkaian HBD dibuka di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, (26/9/2026). Komunitas bikers dari berbagai wilayah Sumatera, mulai dari Aceh hingga Lampung, berkumpul untuk mempererat persaudaraan. Selanjutnya, HBD Kalimantan berlangsung di Gelora Kadrie Oening, Samarinda, (3/10/2026). Rangkaian di daerah ditutup HBD Sulawesi di Lapangan Pantai Akkarena, Makassar (17 /10/2026).

Berbagai kegiatan mewarnai gelaran di tiap daerah, mulai dari aktivitas sosial masing-masing komunitas, pertunjukan musik, kompetisi, pameran modifikasi, hingga aktivitas otomotif dan pelibatan UMKM lokal. Perpaduan kegiatan komunitas, hiburan, budaya lokal, dan gaya hidup anak muda ini memperluas ruang interaksi HBD, tidak hanya bagi komunitas Honda, tetapi juga generasi muda dan masyarakat sekitar. 

Semangat kebersamaan ini diharapkan berlanjut pada gelaran nasional HBD 2026, yang mengajak seluruh komunitas bikers sepeda motor Honda untuk bergabung dan merayakan persaudaraan bersama puluhan ribu bikers lainnya di Ambarawa.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, mengatakan HBD menjadi ruang bagi komunitas bikers lintas generasi untuk merawat persaudaraan sekaligus meneruskan semangat positif kepada generasi berikutnya. ”Kami berharap kebersamaan ini tidak berhenti di acara, tetapi terus hadir melalui kontribusi nyata bagi komunitas dan masyarakat,” ujar Andy.

Setelah menyapa tiga pulau, semangat kebersamaan para bikers akan berlanjut pada puncak Honda Bikers Day 2026 yang digelar pada 24 Oktober di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah. Puluhan ribu bikers Honda dari berbagai komunitas dan penjuru Tanah Air diperkirakan akan memadati lokasi untuk merayakan persaudaraan dalam satu semangat yang sama, Legacy of Spirit. Gelaran nasional ini menjadi momentum bagi keluarga besar sepeda motor Honda untuk kembali berkumpul, memperkuat solidaritas, dan meneruskan semangat kebersamaan lintas generasi. (*/yogi) 
Aceh– PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus melaksanakan penanganan tanggap darurat infrastruktur jalan nasional yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Penanganan dilakukan pada sejumlah titik longsor dan jembatan melalui pekerjaan perkuatan lereng, badan jalan, serta struktur pendukung lainnya guna mendukung pemulihan konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.  

Penanganan tersebut mencakup tiga ruas jalan nasional, yakni ruas SP Uning–Bts. Gayo Lues (PPK 3.3), ruas Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren (PPK 3.4), serta ruas Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane (PPK 3.5). Pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kesesuaian teknis penanganan pada masing-masing titik yang terdampak bencana.  

Pada ruas SP Uning–Bts. Gayo Lues (PPK 3.3), Hutama Karya menangani 28 titik sepanjang 82,4 kilometer, yang terdiri atas 24 titik longsor dan empat titik jembatan. Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan dinding penahan tanah (DPT), pemasangan blok beton, pekerjaan _bore pile_ dan _shotcrete_, serta penanganan jembatan. Rangkaian pekerjaan tersebut ditujukan untuk memperkuat lereng dan badan jalan pada lokasi terdampak sekaligus mendukung pemulihan fungsi ruas jalan.  

Berdasarkan pembaruan progres proyek Oktober 2026, progres fisik pada ruas PPK 3.3 mencapai 78%. Pekerjaan pada ruas ini dimulai pada 5 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.  

Selanjutnya, pada ruas Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren (PPK 3.4), Hutama Karya menangani 23 titik terdampak pada ruas jalan sepanjang 123 kilometer, dengan panjang penanganan efektif 2,7 kilometer. Penanganan mencakup tujuh titik longsor dan satu jembatan pada ruas N22 Aceh Tengah–Blangkejeren, serta 15 titik longsor pada ruas N23 Blangkejeren–Aceh Tenggara.  

Pekerjaan pada ruas tersebut meliputi pemasangan precast buis beton, beton siklop, dinding penahan beton, shotcrete, serta timbunan pilihan. Penanganan ini dilakukan untuk memperkuat dan meningkatkan stabilitas badan jalan pada titik terdampak sehingga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Progres fisik pada ruas PPK 3.4 mencapai 73%. Pekerjaan dimulai pada 6 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.  

Sementara itu, pada ruas Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane (PPK 3.5), penanganan dilakukan pada enam titik yang terdiri atas dua jembatan dan empat titik longsor, dengan total panjang penanganan sekitar 3,77 kilometer. Sejumlah lokasi penanganan meliputi kawasan Ketambe, Kafetingir, Bener Berpapah, serta jembatan Penanggalan dan Mengkudu.  

Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan drainase dan _box culvert_, pekerjaan tanah, perkerasan jalan, struktur penahan tanah berupa DPT dan _bore pile_, serta pembangunan jembatan rangka baja. Pekerjaan tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur jalan dan stabilitas lereng, sekaligus meningkatkan keandalan infrastruktur pada titik terdampak. Progres fisik pada ruas PPK 3.5 mencapai 84%. Pekerjaan dimulai pada 5 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.  

Melalui penanganan pada ketiga ruas tersebut, Hutama Karya mendukung upaya pemulihan fungsi infrastruktur jalan nasional pascabencana. Pemulihan infrastruktur diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi logistik, serta aktivitas sosial dan ekonomi antar kawasan di Provinsi Aceh.  

Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Aceh, PPK terkait, serta konsultan pengawas sesuai dengan lingkup pekerjaan masing-masing. Penanganan dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi lapangan, kebutuhan teknis, kualitas pekerjaan, dan aspek keselamatan.  

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Hutama Karya dalam mendukung pembangunan dan pemulihan infrastruktur nasional, termasuk penguatan konektivitas antardaerah serta peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana.  

Pada kesempatan terpisah, Pj. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan bahwa penanganan infrastruktur jalan pascabencana merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam mendukung pemulihan konektivitas dan aktivitas masyarakat.  

"Penanganan infrastruktur jalan yang terdampak bencana membutuhkan pelaksanaan pekerjaan yang terukur dan sesuai dengan kondisi lapangan. Hutama Karya terus melaksanakan penanganan pada titik-titik terdampak dengan mengedepankan kualitas pekerjaan dan keselamatan, sehingga infrastruktur dapat kembali berfungsi dan mendukung mobilitas serta aktivitas masyarakat,” tutup Hamdani.