TRENDING NOW

Jakarta- Ajang bergengsi untuk para instruktur safety riding Honda, Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC), kembali dihelat oleh PT Astra Honda Motor (AHM) 4-7 Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang. Mempertemukan perwakilian dari berbagai wilayah di Indonesia.

AHSRIC tahun ke-17 penyelenggaraan mempertandingkan sembilan kategori, meliputi Instruktur Kelas Big Bike, Instruktur Kelas Sport, Instruktur AT, Advisor Dealer, Advisor Komunitas Kelas Sport, Advisor Komunitas AT, Grup Instruktur Main Dealer Honda, Grup Safety Riding Center Main Dealer Honda, da Safety Riding Innovation.
Keragaman kategori tersebut menjadi gambaran luasnya peran instruktur dan advisor dalam membangun budaya berkendara #Cari_Aman, baik melalui edukasi kepada jaringan diler, komunitas, maupun masyarakat.

Proses seleksi AHSRIC 2026 yang kompetitif dan ketat sejak regional diikuti oleh 120 instruktur safety riding, 2.690 advisor safety riding dari jaringan dealer Honda, dan 916 advisor dari komunitas Honda, dengan total 3.726 peserta. Sebanyak 209 peserta terbaik terpilih untuk berlaga di level nasional, yang terdiri atas 19 instruktur kelas Big Bike, 66 instruktur kelas Sport, 14 instruktur AT, 28 Dealer Advisor, 55 Community Advisor Sport, serta 28 Community Advisor AT.

Persaingan di panggung nasional tersebut turut memberikan hasil positif bagi Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS). Dua wakil WMS berhasil meraih podium pada dua kategori berbeda, sekaligus bukti kompetensi dan konsistensi safety riding sudah dijalankan secara baik.

Instructor Category (AT Class)
• Juara 1: Septi Chamerawati – PT Mitra Pinasthika Mulia Surabaya
• Juara 2: Resty Purbaningrum – PT Wahana Makmur Sejati
• Juara 3: Novara Dita – PT Capella Dinamik Nusantara – Aceh

Dealer Advisor Category
• Juara 1: Muhammad Alfan Davinda – PT Wahana Makmur Sejati
• Juara 2: Eko Junianto – Astra Motor Sulselbartrabon
• Juara 3: I Nengah Suardiawan – Astra Motor Bali

"Pelaksanaan AHSRIC 17th merupakan upaya Honda terus meningkatkan kompetensi instruktur safety riding. Bukan sekadar kompetisi, melainkan para kontestan adalah agen perubahan dalam wujudkan budaya keselamatan berkendara #Cari_Aman. Kami berharap dari kompetisi ini terus lahir talenta instruktur yang mampu secara berkelanjutan mengkampanyekan budaya selamat dan aman dalam berkendara," ujar Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.

Seleksi Ketat Regional WMS, Berbuah Prestasi di AHSRIC
Proses menuju panggung nasional dilakukan melalui seleksi regional yang digelar oleh WMS secara ketat. Sebanyak 60 peserta mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi. Setelah melalui proses verifikasi dan penyaringan, 38 peserta dinyatakan siap dan laik berkompetisi, terdiri atas 19 peserta Dealer dan 19 peserta Community.

Para peserta kemudian menghadapi rangkaian pengujian teori dan praktik. Pada sesi teori, peserta harus menyelesaikan 50 soal dalam waktu 30 menit untuk mengukur pemahaman terhadap aspek keselamatan berkendara. Tahapan ini menjadi fondasi sebelum peserta menghadapi tantangan di lintasan.

Pada sesi praktik, kemampuan peserta diuji melalui materi braking, balancing, dan slalom course. Materi balancing meliputi Narrow Plank dan Low Speed Balance yang membutuhkan kontrol serta keseimbangan kendaraan. Sementara itu, Slalom Course menguji kemampuan bermanuver sekaligus menjaga fokus dan konsentrasi selama melewati lintasan.

Tingkat kesulitan sesi praktik pada seleksi regional juga terus ditingkatkan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Tantangan tersebut dirancang untuk melihat kemampuan peserta secara lebih komprehensif, mulai dari teknik berkendara, keseimbangan, handling, hingga konsistensi dalam menyelesaikan setiap materi. 

“Selamat kepada Resty Purbaningrum dan Muhammad Alfan Davinda yang telah berhasil membawa nama WMS meraih prestasi pada AHSRIC 2026. Pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti dari proses pembinaan kompetensi yang dilakukan secara konsisten. Semoga prestasi ini semakin memotivasi seluruh tim untuk terus meningkatkan kemampuan dan menghadirkan edukasi #Cari_Aman yang berkualitas bagi masyarakat," tutup Benedictus.

Raihan dua podium tersebut bukti bahwa perjalanan menuju kompetisi nasional dibangun melalui proses yang berjenjang. Dari seleksi regional hingga persaingan di panggung nasional, AHSRIC 2026 menjadi ruang untuk mengasah sekaligus mengukur kualitas instruktur safety riding. Prestasi ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kompetensi SDM dan membawa semangat #Cari_Aman. (*/Yogi) 
Tangerang, 10 Agustus 2026 – Debut Leapmotor di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan
diraihnya penghargaan Favorite Booth – GIIAS Rookie Brand, sebuah apresiasi yang diberikan kepada merek pendatang baru dengan booth favorit pilihan pengunjung selama penyelenggaraan GIIAS 2026.
Penghargaan ini menjadi pencapaian penting bagi Leapmotor yang baru resmi memasuki pasar Indonesia. Tidak hanya mencerminkan tingginya antusiasme pengunjung terhadap kehadiran Leapmotor
di GIIAS 2026, penghargaan ini juga menjadi validasi awal atas penerimaan masyarakat terhadap inovasi, teknologi, dan pengalaman yang dihadirkan Leapmotor sebagai merek kendaraan listrik global.

"Meraih penghargaan Favorite Booth – GIIAS Rookie Brand merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami dalam mengawali perjalanan Leapmotor di Indonesia. Kami mengucapkan terima
kasih kepada seluruh pengunjung GIIAS 2026, konsumen, rekan media, serta seluruh mitra yang telah memberikan sambutan positif dan kepercayaan kepada Leapmotor. Penghargaan ini memperkuat keyakinan kami untuk terus menghadirkan kendaraan listrik yang menggabungkan teknologi inovatif, kualitas global, serta pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia," ujar Samuel Christian Wowor Brand Head Leapmotor Indonesia.

Pada GIIAS 2026, Leapmotor memperkenalkan dua model kendaraan listrik pertamanya di Indonesia,vyaitu C10 dan B10. Kedua model tersebut merepresentasikan filosofi Leapmotor dalam menghadirkan kendaraan listrik yang menggabungkan inovasi teknologi, kualitas global, standar keselamatan tinggi, serta kenyamanan berkendara untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang terus berkembang. Baik C10 maupun B10 dikembangkan dengan DNA teknologi Leapmotor yang mengedepankan inovasi, keselamatan, dan kenyamanan. Keduanya mengusung teknologi Cell-to-Chassis (CTC), telah memenuhi standar keselamatan 5-Star Euro NCAP, dilengkapi berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), serta menggunakan material interior bersertifikasi OEKO-TEX® Standard 100 yang aman, bebas emisi berbahaya, dan ramah bagi seluruh anggota keluarga. Kehadiran kedua model tersebut menjadi fondasi awal Leapmotor dalam menghadirkan kendaraan listrik berstandar global yang semakin dekat dengan konsumen Indonesia.

Sambutan positif yang diterima selama GIIAS 2026 menjadi momentum bagi Leapmotor untuk melangkah ke fase berikutnya dalam pengembangan bisnisnya di Indonesia. Sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan, Leapmotor telah memulai perakitan lokal di fasilitas PT National Assemblers Plant 3, Purwakarta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Leapmotor untuk menghadirkan kendaraan listrik berstandar global yang semakin dekat dengan konsumen Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan industri otomotif nasional. Melalui kolaborasi strategis Stellantis, PT Indomobil National Distributor dan PT National Assemblers, Leapmotor juga terus memperkuat fondasi bisnisnya melalui pengembangan jaringan dealer, peningkatan layanan purna jual, serta penyediaan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang semakin menyeluruh bagi pelanggan di Indonesia.

Penghargaan Favorite Booth – GIIAS Rookie Brand 2026 menjadi awal yang positif bagi perjalanan Leapmotor di Indonesia. Didukung sambutan positif masyarakat, Leapmotor akan terus melanjutkan langkah strategisnya melalui dimulainya perakitan lokal, pengembangan jaringan dealer, serta penguatan layanan purna jual sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Jakarta– Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang diselenggarakan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) resmi menutup penyelenggaraannya pada Minggu, 9 Agustus 2026. Pameran otomotif terbesar dunia setelah China, yang pada tahun ini memasuki gelaran ke-33 kalinya ini sukses menarik perhatian para pecinta otomotif tanah air.

GIIAS 2026 resmi dibuka pada 30 Juli 2026 oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita dengan didampingi oleh Menteri Perindustrian RI Periode 2014–2016, Saleh Husin, Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, Wakil Bupati Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah, Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika serta Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty.

Sepanjang penyelenggaraannya, GIIAS 2026 juga dikunjungi oleh sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional. Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, hadir memberikan Welcome Remarks pada ajang GAIKINDO Indonesia International Automotive Conference 2026. Selain itu, pameran ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Djamari Chaniago, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, serta Ketua Umum KADIN, Anindya Bakrie, yang menyempatkan diri meninjau langsung area pameran.
Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa pencapaian positif GIIAS 2026 dalam menggerakkan sektor otomotif dalam negeri merupakan salah satu sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. "GAIKINDO memberikan apresiasi kepada pemerintah RI atas dukungannya terhadap penyelenggaraan GIIAS 2026. Kehadiran dan dukungan langsung dari jajaran pemerintah menjadi sinyal positif yang sangat berharga bagi kepastian iklim usaha dan perkembangan industri otomotif nasional,”ungkap Putu. Menurutnya, pertemuan antara GAIKINDO dengan para pejabat negara di GIIAS juga sangat penting, karena pada saat kunjungan tersebut, GAIKINDO berkesempatan menyampaikan beberapa isu penting industri otomotif untuk menjadi perhatian bersama, sekaligus mendapatkan arahan langsung dari para pejabat tersebut guna menjaga keberlanjutan dan daya saing pasar otomotif tanah air.

Atas keberhasilan pelaksanaan GIIAS 2026, Putu juga menyampaikan terima kasihnya untuk antusiasme yang tidak putus dari seluruh masyarakat. “Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme luar biasa dari masyarakat yang terus memadati area pameran selama 11 hari pelaksanaan pameran, hal tersebut tentu menjadi bukti industri otomotif Indonesia punya tempat tersendiri dihati publik, dan tentunya menjadi dorongan yang dibutuhkan untuk terus berkembang," tutur Putu.

Program Unggulan Tarik Minat Pengunjung
Bertempat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, GIIAS 2026 mencatatkan sejarah baru melalui penyelenggaraan yang lebih besar dan lengkap. Pameran tahun ini diikuti oleh lebih dari 65 merek otomotif ternama dunia, yang mencakup 43 merek mobil penumpang, 7 merek kendaraan niaga, 13 merek sepeda motor, serta 5 perusahaan karoseri. GIIAS 2026 turut diperkuat oleh partisipasi lebih dari 150 merek industri pendukung yang menyajikan beragam teknologi dan produk terbaru.

Sepanjang 11 hari penyelenggaraannya, para peserta pameran tampil maksimal melalui tampilan desain booth yang menarik hingga beragam program acara yang interaktif. Pada segmen mobil penumpang terdapat 43 merek yang berpartisipasi, yakni Aletra, Audi, BAIC, BAW, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroën, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC Indonesia, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCar, Jaecoo, Jeep, Jetour, KIA, Leapmotor, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Polytron, Subaru, Suzuki, Solarky, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, Xpeng, dan Zeekr.

Untuk kategori kendaraan niaga, 7 merek ternama hadir membawa lini produk unggulannya, mencakup DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, SAG, dan UD Trucks. Sementara di kategori roda dua, pameran diramaikan oleh 13 merek sepeda motor populer, seperti Alva, Astra Honda Motor, BMW Motorrad, Can-Am, Exotic, Harley-Davidson, Kupprum, NUV, Pacific e-bike, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph. Kelengkapan pameran semakin ditegaskan oleh partisipasi 5 perusahaan karoseri terkemuka, yaitu Adiputro, Laksana, New Armada, Piala Mas, dan Tentrem.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyampaikan rasa bangganya atas sambutan publik yang sangat tinggi sepanjang pameran berlangsung. "Hal yang istimewa pada tahun ini, berdasarkan data yang kami terima, adalah peningkatan durasi lama waktu berkunjung di area pameran. Kehadiran pilihan merek yang semakin banyak dan lengkap, serta 37 kendaraan baru yang diluncurkan pada GIIAS kali ini, mendorong pengunjung menghabiskan waktu lebih lama, sehingga seluruh merek memiliki kesempatan yang sama luasnya untuk disapa dan dikunjungi. Meski demikian, aspek kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi fokus utama kami,”ujar Anton.

GIIAS 2026 berhasil mencatatkan peningkatan angka kunjungan, di mana sebanyak 496.378 pengunjung hadir langsung untuk menyaksikan berbagai produk dan inovasi otomotif terkini, dengan rata-rata waktu yang dihabiskan pengunjung mencapai 5 jam di seluruh area pameran.

Salah satu daya tarik utama yang membuat pengunjung betah menghabiskan waktu di area pameran adalah fasilitas test drive. Kehadiran pilihan merek yang makin lengkap beserta lini kendaraan terbaru di GIIAS 2026 kali ini mendorong peningkatan signifikan pada aktivitas uji coba kendaraan hingga 30% dari catatan tahun lalu, dengan total lebih dari 26.000 trip yang dilakukan pengunjung sepanjang pameran berlangsung. Selain itu, beragam interaksi menarik yang berlangsung di booth para peserta yang membuat pengalaman berkunjung ke GIIAS 2026 juga menjadi alasan pengunjung berlama-lama di area pameran.

Memamerkan perkembangan teknologi merupakan tujuan utama GIIAS, namun seluruh catatan aktivitas selama pameran berlangsung juga memberikan dampak positif yang nyata bagi pasar otomotif nasional. GAIKINDO pun optimistis penyelenggaraan GIIAS tahun ini akan memberikan kontribusi serupa. "Melihat antusiasme pengunjung yang tinggi setiap harinya serta laporan yang kami terima dari para peserta, kami percaya GIIAS 2026 kembali memberikan dampak positif bagi seluruh eksibitor. Kami juga berharap pencapaian ini dapat memenuhi ekspektasi seluruh pihak, mulai dari sponsor hingga partner, sehingga menjadi catatan positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional,” ujar Anton.

Di penyelenggaraan yang ke 33 kalinya ini, GIIAS 2026 turut didukung oleh sponsor di antaranya Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance sebagai Platinum Financial Partners, Energized by Pertamina, EV Ecosystem Powered by PLN Mobile, OLXmobbi yang merupakan bagian dari grup Astra sebagai Official Trade-in Partner dan juga sponsor lainnya yaitu Protera, JKind, GT Radial, Astra Honda Motor, Astra Otoparts, Superchallenge, Le Minerale, Teh Pucuk Harum, Kahf, % ARABICA, Gojek, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Berkah Event turut kembali hadir mendukung penuh penyelenggaraan GIIAS 2026.

GIIAS The Series 2026 Hadir di Lima Kota Besar
Setelah pameran di BSD City Tangerang, rangkaian GIIAS The Series akan berlanjut menyapa pencinta otomotif di berbagai kota besar di Indonesia. Rangkaian kedua akan dimulai dengan GIIAS Surabaya pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Selanjutnya, GIIAS Bandung akan dilaksanakan pada 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom. Rangkaian berikutnya, GIIAS Semarang, akan berlangsung pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang, dan rangkaian periode 2026 akan ditutup dengan GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.

Selain rangkaian di tahun ini, juga berkomitmen untuk memperluas jangkauan pameran dengan menambah satu kota baru yang akan diselenggarakan pada awal tahun depan. GIIAS Bali dijadwalkan hadir pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali, sekaligus menjadi destinasi baru yang melengkapi kesuksesan rangkaian pameran otomotif GIIAS ke wilayah Indonesia bagian timur. (*/yogi) 
Cilegon – Gelaran Cilegon Offroad Challenge (COC) Hard Adventure 4x4 yang berlangsung di Lapangan Dinas Sosial Cikeray, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, pada 8–9 Agustus 2026 resmi berakhir dengan sukses dan meriah. Event otomotif adu ketangkasan di medan ekstrem ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dari para pecinta offroad dari berbagai daerah.

Keberhasilan agenda ini menjadi momentum istimewa bagi Pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kota Cilegon. Pasalnya, kegiatan berskala besar tersebut merupakan gagasan yang telah dirancang dan dinantikan sejak tiga tahun lalu.

Ketua Pengcab IOF Kota Cilegon, Ana Sudarna, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran serta suksesnya penyelenggaraan acara yang memacu adrenalin tersebut.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian Cilegon Offroad Challenge dapat berjalan dengan baik. Event ini sebenarnya sudah kami rencanakan dan ajukan sejak hampir tiga tahun lalu, dan akhirnya bisa terealisasi dengan luar biasa," ujar pria yang akrab disapa Dana ini di lokasi acara, Minggu (9/8/2026).
Dana menjelaskan, jumlah partisipan pada gelaran COC kali ini terbilang melampaui target awal panitia. Walaupun tanpa publikasi skala besar dan hanya disosialisasikan secara terbatas melalui jejaring internal komunitas, tingkat pendaftaran peserta tercatat melonjak tinggi.

"Antusiasme peserta sangat luar biasa. Jika tidak dibatasi, pendaftar bisa mencapai hampir 140 peserta. Angka ini terbilang sangat tinggi dibandingkan rata-rata event serupa yang biasanya diikuti sekitar 75 hingga 80 peserta," tegas Dana.

Terselenggaranya event ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan penuh Forkopimda Kota Cilegon, Pengda IOF Banten, panitia pelaksana, serta jajaran sponsor yang turut memanjakan para peserta dengan berbagai doorprize menarik hingga hadiah utama.

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari Pengda IOF Banten, Forkopimda, panitia pelaksana, hingga para sponsor. Semoga kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang solid dan dapat kembali digelar secara berkelanjutan di Kota Cilegon," tutup Dana. (Yogi)

Serang — Gelaran ajang adu nyali bertajuk Cilegon Off Road Challenge (COC) Hard Adventure 4x4 resmi digelar pada Jumat dan Sabtu, 8–9 Agustus 2026. Berlokasi di kawasan Lingkar Selatan, tepatnya di belakang SPBU Waringinkurung, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, event ini sukses menyedot perhatian para pecinta otomotif ekstrem dari berbagai daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh klub Anak-Anak Jalanan (AAJ) ini menjadi jawaban atas kerinduan para offroader setelah sekian lama dinantikan oleh jajaran IOF Cilegon.
Ketua Panitia Pelaksana, Iskandar Riza, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya ajang berskala nasional ini. Menurutnya, antusiasme peserta yang hadir melebihi ekspektasi awal panitia.

"Awalnya target kami hanya 60 peserta, tetapi antusiasmenya luar biasa hingga menembus 93 peserta. Mereka datang dari berbagai daerah seperti TLCI Jaya Raya Jakarta, Bogor, Palembang, Sukabumi, Madura, hingga Lampung. Bahkan, pembukaan start pertama dipimpin langsung oleh Wakapolda," ujar Iskandar Riza di lokasi acara.

Para peserta diuji menaklukkan rute sepanjang kurang lebih 7 kilometer yang terbagi ke dalam beberapa Country Road (CR 1, CR 2, hingga CR 3) sebelum menyentuh garis finish. Meski tidak diguyur hujan, trek yang disajikan dinilai sangat ekstrem dan penuh tantangan. Kendaraan tangguh sekelas Hardtop maupun V80 bahkan berisiko terguling jika pengemudi kurang waspada. Akibat rute yang ekstrem, peserta diperkirakan baru tiba di finish pada malam hari hingga keesokan harinya.
Panitia juga menyiapakan hadiah fantastis bagi para pemenang. Pada kategori utama Hard Adventure, juara pertama berhak membawa pulang 1 unit mobil, juara kedua 1 unit sepeda motor baru, dan juara ketiga 1 unit sepeda motor. Tak hanya itu, pada hari Minggu panitia juga menggelar fun game dengan hadiah menarik lainnya seperti sepeda motor, jack hammer, serta toolbox.

Dikatakan Iskandar, jalur yang disediakan panitia cukup ekstrem dan penuh obstacle sepanjang hampir 7 kilometer. Hal ini tentunya menantang skill para offroader untuk bisa menyelesaikan rute hingga ke garis finish. 

Ditambahkan ketua IOF Pengcab Cilegon Ana Sudarna, kegiatan ini merupakan kegiatan ke-4 yang diadakan oleh Pengcab Cilegon dan yang pertama dilakukan di lingkungan Kota Cilegon dan sukses mengundang hampir 100 offroader. 
"Alhamdulillah seluruh rangkaian Cilegon Offroad Challenge dapat berjalan dengan baik. Event ini sebenarnya sudah kami rencanakan dan ajukan sejak hampir tiga tahun lalu, dan akhirnya bisa terealisasi dengan luar biasa," ujar Ana Sudarna di lokasi acara, Minggu (9/8/2026).

Pria yang akrab disapa Dana ini menjelaskan, jumlah peserta pada gelaran COC kali ini terbilang melampaui target. Meski tanpa publikasi skala besar dan hanya disosialisasikan secara terbatas melalui jejaring komunitas, jumlah pendaftar tercatat melonjak tinggi.

"Antusiasme peserta sangat luar biasa. Jika tidak dibatasi, pendaftar bisa mencapai hampir 140 peserta. Angka ini terbilang sangat tinggi dibandingkan rata-rata event serupa yang biasanya diikuti sekitar 75 hingga 80 peserta," jelasnya.

Terselenggaranya event ini turut mendapat dukungan dari Forkopimda Kota Cilegon, Pengda IOF Banten, serta jajaran sponsor. Selain itu, jajaran panitia pelaksana juga menyiapkan berbagai doorprize dan hadiah utama menarik bagi para peserta yang berpartisipasi.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari Pengda IOF Banten, Forkopimda, panitia pelaksana, hingga para sponsor. Semoga kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang solid dan dapat kembali digelar secara berkelanjutan di Kota Cilegon," tutup Dana. (Yogi)
 
Jakarta- Perkembangan industri otomotif roda dua yang semakin dinamis turut mendorong dunia pendidikan vokasi terus beradaptasi. Perubahan teknologi, sampai dengan kompetensi di dunia kerja menuntut siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya menguasai teori, akan tetapi juga memahami perkembangan yang terjadi di industri agar memiliki bekal yang relevan setelah lulus.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), menyelenggarakan kegiatan Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) di SMK Yappenda, Jl. Swasembada Timur IV No. 12, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/8).
Kegiatan ini diikuti lebih dari 50 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus mengenal lebih dekat perkembangan industri sepeda motor melalui materi yang disampaikan langsung oleh tim Vocational dari AHM.

AHBI rutin dilakukan sebagai salah satu upaya mendekatkan perkembangan dunia industri dengan dunia pendidikan (DUDI). Melalui kegiatan ini, teknologi terbaru dan dari line-up sepeda motor Honda diperkenalkan kepada siswa agar pengetahuan yang mereka peroleh dapat terus berkembang mengikuti perubahan teknologi.

Pelaksanaan AHBI juga menjadi bagian dari SHEP (Satu Hati Education Program) yang berfokus pada pengembangan pendidikan Vokasi, khususnya melalui pembinaan terhadap SMK Binaan Honda. Program tersebut menjadi wadah kolaborasi antara DUDI untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa sekaligus memperkuat kesiapan mereka sebelum memasuki dunia kerja.

Siswa mendapatkan materi product knowledge Honda Vario Street 125. Pengenalan produk tersebut memberikan tambahan informasi dan wawasan mengenai karakter produk, teknologi, fitur, hingga perkembangan sepeda motor Honda yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas konsumen saat ini. Informasi terbaru mengenai teknologi Honda, menajadikan siswa dapat menghubungkan kompetensi yang dipelajari selama berada di sekolah dengan perkembangan nyata yang terjadi di industri otomotif.

“Industri sepeda motor terus berkembang, baik dari sisi teknologi maupun produknya. Melalui AHBI, kami ingin siswa SMK binaan mendapatkan tambahan wawasan yang aktual sehingga apa yang mereka pelajari di sekolah dapat semakin dekat dengan kebutuhan dan perkembangan yang terjadi di dunia kerja,” ujar Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.

Kolaborasi melalui AHBI sekaligus melengkapi berbagai bentuk pembinaan yang diberikan kepada SMK Binaan Honda. Tidak hanya memperkuat kemampuan teknis, siswa juga didorong untuk beradaptasi terhadap perkembangan teknologi yang akan terus terjadi seiring berkembangnya industri otomotif roda dua.

Kompetensi yang diperoleh selama proses pembelajaran, ditambah wawasan mengenai teknologi dan perkembangan produk terkini, menjadi modal penting untuk membuka kesempatan mereka bekerja sekaligus bersaing di industri roda dua.

“Harapan kami, pendidikan Vokasi mampu melahirkan lulusan yang bukan hanya siap bekerja, tetapi memiliki kompetensi untuk bersaing di industri roda dua. Kami ingin siswa SMK Binaan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi sehingga semakin percaya diri saat memasuki dunia kerja,” tambah Benedictus.

Melalui pelaksanaan AHBI yang dilakukan secara konsisten, AHM bersama WMS terus berupaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Transfer pengetahuan yang diberikan diharapkan mampu membuat proses pembelajaran semakin relevan sekaligus membuka wawasan siswa mengenai peluang serta tantangan yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan.

Kegiatan AHBI juga menjadi bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri (SBN) dalam menghadirkan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi masyarakat, salah satunya melalui bidang pendidikan. Dengan memperkuat kompetensi generasi muda melalui pendidikan Vokasi dan SMK Binaan, WMS berharap dapat ikut menciptakan SDM yang unggul, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri roda dua dan kemajuan Indonesia. (*/yogi)