TRENDING NOW

Jakarta – Melalui kampanye global "FOREVER 26, Play Loud, Shine Proud", JAECOO mengajak generasi muda untuk berani mengekspresikan passion, mengeksplorasi berbagai kemungkinan, dan menikmati setiap momen bersama orang-orang terdekat. Kampanye ini menjadi wujud komitmen JAECOO dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mendukung gaya hidup aktif dan dinamis.

Bagi JAECOO, mobil bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari gaya hidup yang mendukung setiap perjalanan menuju pengalaman yang bermakna, mulai dari mengejar hobi, berkumpul bersama teman dan keluarga, hingga menjelajahi destinasi baru. Melalui inovasi seperti SIVP (Super Intelligent Valet Parking), JAECOO menghadirkan teknologi yang membantu menyederhanakan perjalanan sehingga pengguna dapat lebih fokus menikmati setiap momen yang mereka cintai.

Semangat "Play Loud, Shine Proud" menjadi refleksi dari komitmen JAECOO untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan mobilitas masyarakat modern.

Kampanye ini merupakan ajakan untuk menjalani setiap perjalanan dengan lebih berani, lebih percaya diri, dan lebih terbuka terhadap pengalaman baru. Kampanye ini merayakan semangat eksplorasi generasi muda yang terus mencari inspirasi melalui setiap destinasi, setiap tantangan, dan setiap momen yang mereka jalani.

Dengan semangat tersebut, setiap perjalanan menjadi kesempatan untuk menciptakan cerita baru, memperluas perspektif, dan menemukan pengalaman yang tak terlupakan. Baik menjelajahi sudut kota yang belum pernah dikunjungi maupun melakukan perjalanan menuju destinasi impian, JAECOO ingin menjadi partner yang menemani setiap langkah petualangan penggunanya.

"Semangat Play Loud, Shine Proud mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung gaya hidup konsumen modern. JAECOO tidak hanya menghadirkan mobil dengan teknologi canggih, tetapi juga ingin menjadi bagian dari setiap perjalanan yang penuh makna, memberikan rasa percaya diri, kenyamanan, dan kebebasan bagi setiap pengguna," ucap Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.

Teknologi yang Menemani Setiap Petualangan
Sejalan dengan semangat tersebut, JAECOO percaya bahwa teknologi hadir bukan untuk mengambil alih pengalaman berkendara, melainkan untuk menghadirkan rasa nyaman, percaya diri, dan kemudahan dalam setiap aktivitas mobilitas. Dengan begitu, pengguna dapat lebih fokus menikmati waktu bersama orang-orang terdekat maupun setiap petualangan yang menanti di depan.

Melalui inovasi seperti SIVP (Super Intelligent Valet Parking) yang mengusung konsep "Come to You. Park for You.", JAECOO menghadirkan teknologi yang membantu menyederhanakan pengalaman berkendara sehari-hari. Ketika berbagai hal menjadi lebih mudah, pengguna memiliki lebih banyak waktu dan kebebasan untuk menikmati perjalanan serta menciptakan pengalaman yang benar-benar berarti.

Bagi JAECOO, setiap perjalanan adalah kesempatan untuk mengeksplorasi pengalaman baru dan menciptakan cerita yang berkesan. Karena itu, JAECOO terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan mobilitas modern, tetapi juga mendukung gaya hidup yang aktif, penuh eksplorasi, dan berorientasi pada pengalaman. Dengan semangat tersebut, JAECOO ingin menjadi partner yang menemani setiap langkah perjalanan dan petualangan para penggunanya. (*/yogi) 
Singapura – Tim Helios asal Singapura berhasil dinobatkan sebagai juara Asian Hackathon for Green Future 2026, kompetisi yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis teknologi untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan. Tim yang beranggotakan dua mahasiswa, Pratham Ranjan dan Alok Vernekar dari Nanyang Technological University (NTU), sukses mengungguli 439 tim dan hampir 1.500 peserta dari 22 negara dan wilayah.

Kompetisi ini diselenggarakan bersama oleh tiga organisasi nirlaba di bawah naungan Vingroup, yakni For Green Future Foundation, VinUniversity, dan Vingroup Young Technology Talent Club (VinTechTalent). Ajang ini merupakan hackathon lingkungan berskala Asia pertama yang digelar di Vietnam dan secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa sarjana serta magister. Babak final sekaligus malam penganugerahan berlangsung pada 4 Juli di VinUniversity, Hanoi.

Tim Helios meraih hadiah utama senilai USD 8.000 melalui proyek berjudul "An Urban Simulation Platform for Low-Carbon Infrastructure". Solusi tersebut menjawab tantangan yang dihadapi banyak kota, yakni bagaimana memastikan efektivitas proyek infrastruktur hijau sebelum mengalokasikan investasi dalam jumlah besar.

Platform simulasi perkotaan yang dikembangkan tim ini memungkinkan pengguna menguji berbagai opsi, seperti pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik, transportasi publik, energi surya, hingga infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim. Platform tersebut juga mampu memprediksi dampaknya terhadap perilaku perjalanan masyarakat, emisi karbon, biaya, dan sistem kelistrikan. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menentukan proyek yang layak didanai, menghindari pemborosan anggaran, serta mempercepat transformasi menuju kota rendah karbon.

Posisi juara kedua dengan hadiah USD 5.000 diraih oleh Tim VFluxion dari University of Information Technology, Vietnam National University Ho Chi Minh City, Vietnam. Tim yang terdiri atas Nguyen The Anh, Vu The Vinh, Tran Hung Vi, dan Do Thi Nhu Y ini menghadirkan solusi untuk mendukung transisi menuju mobilitas hijau melalui integrasi kendaraan listrik dengan sistem energi perkotaan.

Mereka mengembangkan platform yang mengoordinasikan proses pengisian dan penyaluran daya dua arah (bidirectional charging), sehingga kendaraan listrik tidak hanya berfungsi sebagai pengguna energi, tetapi juga sebagai penyimpanan energi terdistribusi yang dapat membantu menyeimbangkan kebutuhan listrik saat diperlukan. Solusi ini diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan energi, meningkatkan stabilitas jaringan listrik, mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik cadangan beremisi tinggi, serta menjaga usia pakai baterai kendaraan listrik.

Sementara itu, dua Juara Ketiga, masing-masing memperoleh hadiah USD 3.000, diraih oleh dua tim asal Vietnam, yakni Future Greener dan ALT F4.

Tim Future Greener, yang beranggotakan Nguyen Nguyen Tam Nhu, Truong Dong Hung, Pham Ho Kim Ngan, dan Bui Hoai Ngoc dari UEH.ISB Honours College, University of Economics Ho Chi Minh City, serta kampus FPT University Ho Chi Minh City, mengembangkan solusi untuk pengelolaan siklus hidup baterai kendaraan listrik.

Platform yang mereka ciptakan mampu melacak informasi baterai sepanjang masa penggunaannya, melakukan penilaian terhadap kondisi baterai, serta memberikan rekomendasi apakah baterai layak digunakan kembali atau harus didaur ulang. Solusi ini diharapkan dapat mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat limbah baterai, meningkatkan transparansi pasar kendaraan listrik bekas, sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular dalam industri baterai.

Adapun Tim ALT F4, yang terdiri atas Nguyen Tuan Minh, Nguyen Thanh Vinh, dan Tran Phi Anh Nhat dari University of Science, Vietnam National University Hanoi, British University Vietnam (BUV), serta Hanoi University of Science and Technology, meraih Juara Ketiga berkat sistem peringatan dini intrusi air laut.

Sistem tersebut memantau kondisi perairan di kawasan muara sungai, memprediksi risiko intrusi air laut hingga 24–72 jam sebelumnya, serta mengirimkan peringatan dalam bahasa Vietnam langsung ke telepon genggam petani dan pemerintah daerah. Peringatan dini tersebut memungkinkan langkah antisipatif seperti penutupan pintu air, perlindungan cadangan air tawar, serta penyesuaian sistem irigasi untuk mengurangi gagal panen, melindungi mata pencaharian petani, dan meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Panitia juga memberikan lima Penghargaan Harapan senilai USD 1.000 masing-masing kepada Project Gaia (Vietnam), AVERTIX (India), ReRootSG (Singapura), Forust (Hong Kong, China), dan Seekers (India).

Untuk mencapai babak final, sebanyak 30 tim terbaik menjalani proses seleksi dan pembinaan selama hampir tiga bulan. Dari total 439 tim yang mengirimkan proposal proyek dan video presentasi pada tahap awal, 30 tim terpilih mengikuti pelatihan daring selama satu bulan bersama para ahli multidisiplin guna mempertajam pendekatan pemecahan masalah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan final.

Di VinUniversity, seluruh finalis mengikuti hackathon intensif selama 36 jam. Selama periode tersebut, mereka menganalisis berbagai tantangan nyata, mengembangkan solusi, membangun prototipe yang berfungsi, serta menyempurnakan presentasi akhir dengan pendampingan para mentor dari perusahaan teknologi di bawah Vingroup.

Managing Director For Green Future Foundation Vingroup, Dr. Thai-Ha Le, mengatakan hasil kompetisi ini menunjukkan bahwa Vietnam memiliki potensi besar menjadi pusat kolaborasi talenta muda Asia dalam inovasi untuk pembangunan berkelanjutan.

"Yang membuat kami bangga adalah Asian Hackathon for Green Future 2026 membuktikan bahwa Vietnam dapat menjadi pusat talenta muda Asia dalam perjalanan inovasi menuju pembangunan berkelanjutan. Di sini, berbagai gagasan lintas negara tidak hanya dipertukarkan, tetapi juga diuji, disempurnakan, dan diwujudkan menjadi solusi nyata yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujarnya.

Mulai dari sektor energi, transportasi, perubahan iklim, sumber daya air hingga pertanian, berbagai tantangan lingkungan di Asia kini semakin melampaui batas negara dan membutuhkan kolaborasi regional. Melalui Asian Hackathon for Green Future, para talenta muda dari berbagai negara dan disiplin ilmu dipertemukan untuk membangun ruang kolaborasi, menggabungkan pengetahuan, teknologi, serta beragam perspektif menjadi solusi yang berdampak nyata.

Setelah sukses menggelar edisi perdana, kompetisi ini akan kembali hadir pada 2027 dengan skala dan jangkauan yang lebih luas. Penyelenggara menargetkan partisipasi lebih banyak talenta muda dari berbagai negara di Asia maupun kawasan lain di dunia untuk bersama-sama mengembangkan solusi menuju masa depan yang hijau dan berkelanjutan. (*/yogi) 

Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor, yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship yakni M. Kiandra Ramadhipa tampil kompetitif sepanjang balapan. Berlangsung dalam dua kali balapan di Circuito de Jerez – Ángel Nieto, Spanyol pada Minggu 5 Juli 2026, Ramadhipa mengemas 9 poin di putaran ini. Meski demikian, pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini tetap menjaga peluang dalam persaingan perebutan posisi teratas klasemen sementara.
 
Race pertama berlangsung dengan suhu lintasan mendekati 44 derajat Celsius. Ramadhipa yang bersaing bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team memulai jalannya balapan dengan start yang kurang mulus. Meski sempat melesat di kualifikasi dan menempati grid start kelima, Rama tercecer ke posisi delapan setelah melewati beberapa tikungan awal. Ia berusaha menggapai persaingan grup terdepan, namun balapan dihentikan sementara akibat red flag atas insiden yang melibatkan salah satu pebalap. Balapan dilanjutkan dengan dipersingkat menjadi 10 lap, Ramadhipa start dari posisi delapan. Persaingan semakin ketat, sempat terlempar dari posisi 10 besar. Perlahan ia mulai memperbaiki posisinya dan berakhir finish di posisi tujuh.
 
Race kedua kembali digelar tiga jam setelah race pertama dimulai. Kondisi lintasan semakin panas, hingga menyentuh 60 derajat Celsius. Pada balapan ini, Ramadhipa mampu melakukan start menggunakan dengan baik. Ia bersaing di posisi lima besar. Dua pebalap di depannya mengalami insiden pada lap-lap awal. Ramadhipa yang menunggangi NSF250RW bersaing di posisi podium. Terus bertahan untuk menjaga posisi podium. Sayang, petaka hadir saat laap akhir. Ramadhipa mengalami kontak dengan pebalap lain dan terjatuh. Ia pun bangkit, kembali mengaspal di arena balap, meski harus puas mengakhiri balapan di posisi ke-21.
 
"Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan. Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa.
 
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan perjuangan Ramadhipa bersaing di putaran Jerez patut diapresiasi. Ia mampu menunjukan progress dalam race yang berbeda, meskipun hasil positif belum berpihak. Evaluasi tentu dilakukan bersama tim untuk kembali meraih prestasi yang mengharumkan bangsa.
 
"Ramadhipa mampu menunjukan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat satu hati, kami pun terus mendukungnya agar dapat terus bersaing dengan optimal dan semakin melesat pada putaran berikutnya,” ujar Andy Wijaya.
 
Tambahan sembilan poin dari race pertama membuat Ramadhipa tetap menjaga peluang dalam persaingan gelar. Ia kini hanya terpaut sembilan poin dari pimpinan klasemen sementara yang ditempati bersama oleh tiga pebalap. Saat ini Ramadhipa berada di posisi keempat dan mengoleksi 60 poin. FIM MotoJunior World Championship akan kembali berlanjut dalam tiga pekan mendatang sebelum memasuki libur musim panas. Putaran keempat musim ini akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli. (*/yogi) 
 


Jakarta - Padatnya aktivitas sehari-hari, membuat waktu bersama antara orang tua - anak menjadi begitu berharga. Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) bersama PCX Riders Community Indonesia (PRCI) Regional Jakarta menggelar PCX Bikers Playland pada 27 - 28 Juni 2026, Sisi Cai, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
 
Usung tema ‘Take Ride to be a Good Father’, kegiatan ini menjadi ruang para anggota komunitas untuk menikmati hobi berkendara sekaligus membangun kedekatan bersama keluarga melalui berbagai aktivitas edukatif. Kegiatan diawali dengan touring dari Wahana Gn. Sahari menuju kawasan Sentul melalui Jalan Raya Bogor.
Selama perjalanan peserta mengedepankan budaya berkendara #Cari_Aman, mulai dari penggunaan safety gear yang lengkap, hingga mematuhi seluruh peraturan lalu lintas. Budaya keselamatan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas Honda Community. Sesampainya di lokasi, peserta disambut suasana alam terbuka yang mendukung terciptanya kebersamaan.
 
PCX Bikers Playland dirancang sebagai kegiatan yang memadukan touring, edukasi, hiburan, dan aktivitas keluarga sehingga para anggota tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga memperoleh pengalaman baru bersama anak dan keluarga.
 
Acara dibuka melalui Parenting Talkshow mengangkat pentingnya peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan mengenai komunikasi keluarga, membangun kedekatan emosional, hingga pentingnya meluangkan waktu di tengah kesibukan bekerja.
 
Setelah sesi edukasi, suasana berubah semakin meriah melalui Games Bapak dan Anak, kompetisi Jokes Bapak-Bapak, serta berbagai permainan interaktif yang dirancang memperkuat kerja sama antara orang tua dan anak. Gelak tawa serta antusiasme peserta menjadi warna tersendiri sepanjang kegiatan berlangsung.
 
Keseruan berlanjut melalui aktivitas glamping dan outbound yang dirancang mempererat interaksi ayah dan anak. Berlokasi tepat di tepi aliran sungai, para peserta menghabiskan waktu bersama menikmati suasana alam yang asri sambil mengikuti beragam tantangan yang mengedepankan kerja sama, komunikasi, dan kekompakan.
 
Memasuki malam hari, suasana semakin hangat melalui kegiatan Api Unggun dan Sharing Bapak. Dalam sesi tersebut, peserta saling berbagi pengalaman mengenai tantangan menjalani peran ayah sekaligus pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan hobi. Kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan mini entertainment yang semakin mempererat hubungan antarsesama anggota komunitas.

“Honda Community merupakan bagian penting dalam perjalanan Honda. Karena itu kami menghadirkan kegiatan yang relevan untuk para member. Melalui PCX Bikers Playland, kami ingin menghadirkan kesempatan para member untuk lebih dekat dengan keluarga. Harapan ke depan, komunitas Honda semakin solid, inspiratif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
 
Hari kedua ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan. Dokumentasi tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan komunitas bukan sekadar menempuh jarak bersama sepeda motor, tetapi juga membangun kenangan bersama keluarga yang akan terus dikenang.
 
“Melalui kegiatan PCX Bikers Playland, kami ingin menunjukkan bahwa Honda Community mampu menjadi ruang yang menghadirkan energi positif bagi seluruh anggotanya. Tidak hanya mempererat persaudaraan sesama pengguna Honda PCX, tetapi juga melibatkan keluarga dalam setiap momen kebersamaan,” tambah PIC Community Development, Agus Sigit Wicaksono.
 
Melalui PCX Bikers Playland, WMS kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung aktivitas Honda Community yang kreatif, edukatif, dan bermanfaat. Perpaduan antara touring, edukasi, rekreasi, serta budaya berkendara #Cari_Aman menjadi bukti bahwa komunitas Honda tidak hanya menghadirkan pengalaman berkendara, tetapi menciptakan nilai kebersamaan bagi member dan keluarga.


Jakarta - Daihatsu mencatatkan kinerja penjualan ritel yang positif pada Juni 2026 dengan membukukan 12.725 unit, atau tumbuh 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 10.001 unit. Pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga terhadap produk Daihatsu sekaligus menunjukkan permintaan yang tetap kuat di berbagai segmen kendaraan. 

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh performa dua model andalan Daihatsu, yaitu Gran Max Series di segmen kendaraan komersial dan Sigra di segmen kendaraan penumpang. Keduanya terus menjadi kontributor utama penjualan berkat kemampuannya memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk mendukung aktivitas usaha maupun mobilitas keluarga sehari-hari. 

Sejumlah model Daihatsu mencatatkan pertumbuhan positif dibandingkan Juni 2025. Gran Max Series menjadi model dengan kenaikan tertinggi sebesar 57%, didorong peningkatan permintaan kendaraan niaga di berbagai sektor usaha. Luxio juga membukukan pertumbuhan 52%, disusul All New Xenia yang naik 7%, serta segmen LCGC Daihatsu (Ayla dan Sigra) yang meningkat 4%. Sementara itu, Terios tetap mempertahankan performa yang stabil dengan pertumbuhan 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, Daihatsu juga terus memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi melalui Rocky Hybrid yang mulai mendapat respons positif dari pelanggan sejak dipasarkan di Indonesia. 

Pada Juni 2026, Gran Max Series membukukan total penjualan 6.694 unit, atau berkontribusi sekitar 53% terhadap total retail sales Daihatsu. Capaian tersebut terdiri atas Gran Max Pick Up sebanyak 4.338 unit dan Gran Max Mini Bus sebanyak 2.356 unit, yang sekaligus mempertegas posisi Gran Max sebagai kendaraan niaga pilihan utama bagi para pelaku usaha di Indonesia. 

Sementara itu, di segmen kendaraan penumpang, Low Cost Green Car (LCGC) Daihatsu, Sigra & Ayla, membukukan total penjualan 3.794 unit, atau berkontribusi sekitar 30% terhadap total retail sales Daihatsu. Adapun Terios mencatatkan penjualan 1.210 unit atau sekitar 10%, sedangkan model lainnya seperti All New Xenia, Rocky, Rocky HEV, Sirion, dan Luxio secara total menyumbang 1.027 unit atau sekitar 8% dari keseluruhan penjualan. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai partner mobilitas mereka. Pertumbuhan penjualan pada Juni ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang semakin relevan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen untuk memastikan pelanggan dapat merasakan kemudahan sejak proses pembelian, perawatan kendaraan, hingga saat menjual kembali kendaraan mereka yang didukung jaringan luas yang tersebar di seluruh Indonesia dalam menikmati pengalaman berkendara yang nyaman dan memberikan peace of mind," ujar Rokky Irvayandi, Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor. 

Daihatsu juga terus menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat melalui produk yang terjangkau, efisien dalam konsumsi bahan bakar, didukung biaya kepemilikan yang ekonomis, durabilitas yang telah teruji, serta nilai jual kembali yang kompetitif. (*/yogi) 
Jakarta– Seiring berkembangnya kendaraan listrik, ekspektasi konsumen terhadap sebuah kendaraan juga semakin tinggi. Tidak hanya mengutamakan desain dan teknologi, kendaraan listrik kini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, lebih stabil, lebih senyap, sekaligus lebih efisien untuk mendukung berbagai kebutuhan mobilitas.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, LEPAS E4 EV dibangun di atas LEX Intelligent New Energy Platform, platform kendaraan energi baru generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan empat keunggulan utama, yaitu More Stable, More Spacious, More Quiet, dan More Energy-Efficient. Keempat karakter tersebut menjadi fondasi yang membentuk pengalaman berkendara LEPAS E4 EV, mulai dari pengendalian yang lebih stabil, kabin yang lebih lapang dan senyap, hingga efisiensi energi yang mendukung perjalanan lebih jauh dengan frekuensi pengisian daya yang lebih sedikit.

"Bagi kami, LEX Platform bukan sekadar fondasi kendaraan, tetapi fondasi dari seluruh pengalaman berkendara LEPAS E4 EV. Melalui platform ini kami menghadirkan kendaraan yang lebih stabil saat dikendarai, lebih lapang untuk seluruh penumpang, lebih senyap di dalam kabin, serta lebih efisien dalam mengelola energi. Seluruh inovasi tersebut kami hadirkan agar setiap perjalanan terasa lebih nyaman, lebih praktis, dan lebih menyenangkan bagi konsumen," ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.
Keunggulan tersebut berawal dari bagaimana LEX Platform dikembangkan. 

Sebagai platform yang dirancang khusus untuk kendaraan energi baru, LEX mengintegrasikan struktur kendaraan, sistem elektronik, dan teknologi penggerak dalam satu arsitektur yang saling terhubung sehingga setiap komponen dapat bekerja secara lebih optimal. Platform ini juga dikembangkan melalui 1+8+N Global R&D System yang melibatkan lebih dari 1.200 engineer dan didukung delapan pusat riset serta pengujian internasional. Selain itu, LEX telah melalui proses Global, Full-Domain, All-Scenario Validation, mencakup berbagai kondisi jalan, iklim, lingkungan lalu lintas, hingga karakter geografis di berbagai negara untuk memastikan kualitas dan keandalannya.

Pada LEPAS E4 EV, keunggulan pertama diwujudkan melalui karakter berkendara yang lebih stabil (More Stable). Didukung globally tuned chassis serta kombinasi suspensi depan MacPherson dan suspensi belakang Multi-link Independent Suspension, kendaraan menghadirkan pengendalian yang lebih stabil, tetap nyaman saat melaju pada kecepatan tinggi maupun melewati tikungan, sekaligus memberikan kemampuan meredam guncangan dengan lebih baik ketika melintasi jalan yang bergelombang atau polisi tidur.

LEX Platform juga menghadirkan ruang kabin yang lebih lapang (More Spacious) melalui wheelbase sepanjang 2.700 mm. Dimensi tersebut memberikan ruang yang lebih lega, khususnya bagi penumpang belakang, sehingga menciptakan kenyamanan yang lebih baik baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan yang lebih jauh bersama keluarga.

Kenyamanan berkendara semakin ditingkatkan melalui karakter kabin yang lebih senyap (More Quiet). Hal ini didukung oleh optimalisasi NVH (Noise, Vibration, and Harshness) pada tingkat platform, sistem penggerak listrik dengan tingkat kebisingan operasional yang lebih rendah, serta optimalisasi peredaman suara angin dan suara dari permukaan jalan. Hasilnya, kabin terasa lebih tenang sehingga percakapan selama perjalanan dapat berlangsung dengan lebih nyaman.

Di sisi efisiensi, LEX Platform dirancang untuk menghadirkan karakter lebih efisien dalam penggunaan energi (More Energy-Efficient) melalui arsitektur platform dengan konsumsi energi yang rendah serta baterai berkapasitas 65,05 kWh. Kombinasi tersebut membantu LEPAS E4 EV mengoptimalkan penggunaan energi, memberikan rasa percaya diri saat melakukan perjalanan yang lebih jauh, serta mengurangi frekuensi pengisian daya dalam penggunaan sehari-hari.

Seluruh keunggulan tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 160 kW (215 hp) dengan torsi maksimum 275 Nm, serta teknologi DC Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit. Kombinasi tersebut semakin memperkuat pengalaman berkendara LEPAS E4 EV sebagai kendaraan listrik yang mampu menghadirkan kenyamanan, stabilitas, efisiensi, dan kualitas berkendara dalam satu kesatuan.

Melalui LEX Intelligent New Energy Platform, LEPAS E4 EV menunjukkan bahwa pengalaman berkendara yang lebih baik dibangun dari fondasi teknologi yang tepat. Dengan mengedepankan empat keunggulan utama, More Stable, More Spacious, Quiet, dan More Energy-Efficient, LEPAS menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya mengandalkan inovasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan pengguna dalam setiap perjalanan. (*/yogi)